- Kulit Putih Terang
- Kulit Kuning Langsat
- Kulit Sawo Matang
- Kulit Gelap atau Hitam
Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker
This is how to whitelisting this blog in your ad blocker
Thank you

Inilah 10 Fakta Unik Ulu Kasok Si Raja Ampat di Riau, Ayo Ke Riau
- Suasana panas terik yang menyengat kulit di Ulu Kasok, Kampar, tak menyurutkan hasrat pasangan anak gres gede (ABG) ini.
Padahal, butuh 30 menit untuk mendaki jalan setapak menuju puncak.
Betapa tidak, di puncak Ulu Kasok terdapat sebuah pemandangan nan menyedapkan mata.
Mirip Raja Ampat, kata orang-orang yang pernah ke sana dan mengunggahnya di akun media sosial.
Sebenarnya, kalau tidak mau repot, pengunjung Ulu Kasok sanggup menyewa sepeda motor untuk hingga ke puncak sebesar Rp 50 ribu.
Namun, bagi pasangan yang ingin menikmati suasana nan romantis di sepanjang jalan, jalan kaki yaitu pilihan yang tepat.
Bisa jadi nostalgia tersendiri nanti, kalau mereka sudah melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.
Berikut 10 Fakta Ulu Kasok:
1. Akses jalannya masih tanah
Jalan setapak menuju puncak Ulo Kasok, sangat rawan untuk sepeda motor jenis matic alasannya banyak lubang.
Apalagi, jikalau turun hujan, maka tubuh jalan menjadi licin. Sebaiknya, gunakan sepeda motor jenis sport.
Tempat wisata Ulu Kasok di Kabupaten Kampar ramai pengunjung. (Tribun Pekanbaru/Ariestia)
2. Butuh waktu 2 jam dari Pekanbaru hingga ke puncak Ulu Kasok dengan kondisi mendaki
Dengan memakai sepeda motor, jarak tempuh Pekanbaru-Ulu Kasok hanya sekitar 2 jam.
Namun, dari bawah menuju puncak, medannya mendaki.
Bahkan ada yang kemiringannya hingga 45 derajat.
Ramainya pengunjung daerah wisata di Kabupaten Kampar, Ulu Kasok, terutama pada hari-hari libur. (Tribun Pekanbaru/Ariestia)
3. Jarak tempuh jalan kaki menuju puncak Ulu Kasok sekitar 30 menit
Untuk menuju puncak Ulu Kasok, biar sanggup melihat view objek wisata Raja Ampat, sebaiknya memang lebih kondusif dengan berjalan kaki. Namun butuh waktu setengah jam.
Ramainya pengunjung daerah wisata di Kabupaten Kampar, Ulu Kasok, terutama pada hari-hari libur. (Tribun Pekanbaru/Ariestia)
4. Sepanjang perjalanan terdapat spot-spot untuk selfie dan wefie
Di sepanjang perjalanan menuju puncak Ulu Kasok, banyak terdapat spot-spot untuk selfie maupun wefie.
Mulai dari goresan pena besar kapital Ulu Kasok, perahu, kapal terbang, gembok, sarang burung, rangkaian bunga Love.

5. Di setiap spot ada petugas foto untuk satu jepretan SLR Rp 2.000
Kalau ingin mendapat hasil foto yang bagus, di setiap spot sudah ada petugas foto dengan biaya satu jepretan SLR Rp 2.000.
Namun, kalau ingin mengambil foto sendiri, tak perlu mengeluarkan biaya.
6. Spot khusus view seakan-akan Raja Ampat bayar Rp 2.500
Anda ingin sanggup spot khusus yang menampakan pemandangan seakan-akan Raja Ampat, siap-siaplah merogoh kocek sebesar Rp 2.500.
7. Kiri-kanan jalan padat dengan pedagang makanan dan minuman ringan
Di sepanjang jalan menuju puncak Ulu Kasok, terdapat pedagang makanan dan minuman. Harga makanan dan minumannya masih standar.

8. Di puncak Ulu Kasok, ada pedagang baju cinderamata Ulu Kasok
Jika ingin punya cinderemata, juga ada pedagang baju kaos bertulisan Ulu Kasok dengan view seakan-akan Raja Ampat.
9. Banyak sampah bertebaran di puncak Ulu Kasok
Sampah yang bertebaran di Ulu Kasok, menjadi duduk masalah yang akhir-akhir ini dihebohkan warga setempat.
Bahkan, selebgram asal Kampar hingga menciptakan video terkait masalah sampah di Ulu Kasok.
Pasalnya, para pengunjung seringkali seenaknya membuang sampah sembarangan.
Walaupun di sana tak ada daerah sampah, alangkah baiknya pengunjung mengumpulkan sampah makanan dan minuman itu dalam satu kantong dan membuangnya sehabis hingga di bawah.

10. Parkir kendaraan beroda empat dan sepeda motor Rp 10.000 serta toilet Rp 2.500
Setiap pengunjung dikenakan biaya parkir sepeda motor dan mobil, maupun biaya untuk toilet.
Parkir kendaraan roda empat di Ulu Kasok, Kampar (Facebook/Ndae CiecwenieZz)
Sumber: http://pekanbaru.tribunnews.com/2017/09/27/10-fakta-ulu-kasok-si-raja-ampat-riau-nomor-9-bikin-miris
Apa itu Kimchi? Perayaan Kimchi di Google Doodle Hari Ini
DEMAM Korea melanda dunia. Tidak hanya akan dramanya yang terkenal, namun juga masakan khasnya menjadi favorit warga dari banyak sekali cuilan dunia. Salah satunya yaitu kuliner tradisional Korea, Kimchi!
Tanggal 22 November diperingati sebagai 'Kimchi Day' atau Perayaan Kimchi di Korea. Google bahkan ikut merayakannya secara khusus melalui Google Doodle mereka hari ini.
Berdasarkan penelitian lokal, perayaan Kimchi jatuh pada hari ini sebab mulai menggarami Kimchi di hari ini akan membuat Kimchi yang Anda buat mempunyai rasa yang luar biasa.
Apa itu kimchi? Kimchi merupakan kuliner homogen asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Kubis yaitu sayuran favorit yang kerap dijadikan materi baku utama Kimchi. Kubis difermentasi dengan adonan bawang putih, kecap ikan, serpihan paprika merah, tepung beras, garam, jahe, lobak, sampai wortel.
Kimchi yang difermentasi dalam Onggi, atau pot tanah liat, sangat disukai hampir seluruh orang di dunia. Di Korea, Kimchi dinikmati bersama hidangan lainnya, dan dimakan dengan sumpit. Begitu spesialnya Kimchi, sampai Google Doodle hari ini menampilkan setiap detail resep yang membuat Kimchi begitu nikmat.
Seperti dilansir Google Doodle, Kimchi pertama kali ditemukan di Korea sekitar 2.600-3.000 tahun yang lalu. Dan di Abad ke-18, untuk pertama kalinya Kimchi difermentasi dengan memakai bumbu pedas. Karena merupakan resep tradisional, ada ratusan jenis kimchi yang berbeda di banyak sekali daerah. Banyak rumah di Korea bahkan mempunyai kulkas khusus Kimchi!
Di negeri asalnya, Kimchi dibentuk dalam jumlah besar sepanjang November dan Desember. Proses yang disebut Kimjang ini berlangsung untuk persiapan menyambut animo dingin.
Selama Kimjang, kubis diawetkan dengan memotongnya menjadi potongan yang lebih kecil. Kemudian kubis direndam dengan air garam semalaman. Kemudian, lobak dilapisi abu cabe (yangnyum) dicampur dengan banyak sekali bumbu menyerupai bawang, daun sawi, jahem bawang putih, udang fermentasi atau ikan teri.
Kubis kemudian dicampur dengan yangyum, dan disimpan untuk difermentasi sampai karenanya nanti saatnya dikonsumsi.
Selama proses Kimjang, anggota keluarga dan tetangga saling berkumpul di dapur satu sama lainnya. Mereka memasak bersama, bertukar resep, dan menyebarkan cerita.
Proses membuat Kimchi membuat momen sukacita dan juga mendorong warga Korea uuntuk hidup selaras dengan alam. Tidak heran, Kimchi masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO.
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/hidup-gaya/2017/11/22/perayaan-kimchi-di-google-doodle-hari-ini-414248
PSIS vs PSPS Skor Akhir 1-1: Laskar Mahesa Jenar ke Semifinal
PSIS bisa meraih hasil imbang dengan PSPS dengan skor 1-1. Hasil ini membuat PSIS lolos ke semifinal Liga 2.
- Hasil berkelahi PSIS Semarang vs PSPS Riau di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (21/11/2017) berakhir dengan skor 1-1. Hasil ini membuat PSIS lolos ke semifinal Liga 2, unggul selisih gol dari PSPS. Laskar Mahesa Jenar mendampingi Persebaya yang terlebih dahulu lolos ke smifinal.
Kedua tim saling menyerang di 10 menit babak pertama. Namun bola masih banyak berkutat di tengah lapangan.
Di menit ke-16, PSIS membuat kejutan dari tendangan bebas Ahmad Agung yang mengarah ke sudut gawang PSPS, tapi kiper Gianluca Pandeynuwu masih bisa menepis bola.
Sampai dengan menit ke-30 PSPS belum banyak membuat peluang. Pressing ketat yang dilakukan para pemain PSIS membuat permainan Herman Dzumafo dan kawan-kawan tak berkembang.
Pertandingan berjalan monoton hingga menit ke-40. Permainan berjalan dengan tempo lambat.
Namun pada menit ke-42, PSPS membuat kejutan. Sepak pojok PSPS membuat kemelut di depan gawang PSIS. Bola liar berhasil dimaksimalkan oleh pemain PSPS, Wahyu Kristanto. Satu gol tercipta dan berakhir hingga babak pertama berakhir. Peluang PSPS lolos ke semifinal terbuka.
Pada babak kedua, PSIS mencoba menggebrak pertahanan PSPS. Tapi hingga dengan menit ke-50 Laskar Mahes Jenar belum bisa menyamakan kedudukan.
PSIS bisa membuat peluang di menit ke-55. Lagi-lagi Ahmad Agung berhasil melepaskan tendangan keras dari kotak penalti. Tapi bola masih melenceng dari gawang.
PSIS akibatnya bisa menyamakan kedudukan di menit ke-71 melalui Haudi Abdillah sesudah mendapatkan umpan dari Taufik Hidayat.Umpan yang mengarah eksklusif disambut dengan dengan sundulan Haudi. Bola meluncur ke jaring PSPS. Skor 1-1, peluang PSIS ke semifinal kembali terbuka.
PSIS nyaris menambah keunggulan di menit ke-84 melalui agresi Andrid Wibawa. Ia berhasil menusuk sisi kanan pertahanan PSPS dan melepaskan tendangan dari sudut sempit. Bola sepakannya hanya bisa mengenai tiang gawang.
Memasuki menit-menit terakhir babak kedua, berkelahi berjalan panas. Keputusan wasit untuk menunjukkan kartu merah kepada pemain PSPS membuat berkelahi menjadi ricuh. Laga sempat berhenti sebentar namun kembali berjalan.
Di detik-detik tamat berkelahi kericuhan kembali terjadi. Kericuhan bermula dikala pemain PSPS dilanggar oleh pemain PSIS di akrab kotak penalti. Kesempatan untuk membuat gol bagi PSPS itu lenyap, alasannya yakni wasit malah menghentikan pertandingan. Hal ini memicu protes keras dari official dan pemain PSPS. Wasit dikejar oleh salah satu official PSPS hingga pinggir lapangan.
Skor 1-1 mengantarkan PSIS lolos ke semifinal Liga 2.
Pada berkelahi semifinal mendatang, PSIS akan menghadapi PSMS Medan sebagai juara Grup X babak delapan besar Liga 2.
Source: https://tirto.id/hasil-psis-vs-psps-skor-akhir-1-1-laskar-mahesa-jenar-ke-semifinal-cAq2
